Home » » Tips Membawa Mobil Saat Liburan Ke Puncak

Tips Membawa Mobil Saat Liburan Ke Puncak

Written By ahmad muazim abidin on Selasa, 21 Juni 2011 | 06.58

Ilustrasi

Liburan ke Puncak sudah jadi aktivitas mingguan yang dilakukan warga Jakarta. Banyak orang pergi ke sana dengan mengendarai mobil. Hanya saja, mengendarai mobil di jalur ini butuh kemampuan yang cakap. 

Sebab, jalan yang berkelok-kelok serta banyak tanjakan dan turunan membuat pengemudi mobil harus sigap. Jika tidak siap, faktor kelelahan membayangi dan bisa saja terjadi kecelakaan. Salah satu persiapan yang paling perlu dilakukan adalah mempersiapkan diri dan kendaraan. Persiapan kondisi tubuh yang prima akan sangat bermanfaat karena mengemudi di jalan dengan banyak tikungan dan tanjakan menguras banyak energi.

Begitu juga dengan kendaraan, yang bisa dipastikan akan bekerja lebih keras dari biasanya. Ketika berada di posisi menanjak, pastikan posisi transmisi berada di posisi gigi rendah. Tentu saja hal ini dilakukan untuk mendapatkan torsi dan tenaga optimal saat mendaki tanjakan. Pada transmisi manual cukup taruh posisi transmisi pada gigi 1. Sementara pada transmisi non manual, taruh pada posisi L atau 1.

Setelah tanjakan tentu ada turunan. Nah, turunan ini sering kurang diwaspadai. Padahal, pengemudi harus mengontrol laju kendaraan dengan baik. Jika terlalu kencang, bisa saja pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan. Jangan terlalu banyak mengandalkan rem. Sebaiknya manfaatkan engine brake, yakni memindahkan posisi transmisi ke posisi lebih rendah.

Salah satu hal yang paling mengesalkan saat berada di jalur Puncak adalah kendaraan lain yang berjalan terlalu pelan karena kesulitan menanjak. Tentu saja Anda harus bisa menyalip kendaraan tersebut daripada mengalami kesulitan yang sama. Saat hendak menyalip, pengemudi harus yakin kondisi yang akan dia hadapi aman. Yang pasti, jangan menyalip bila mobil mendekati puncak tanjakan atau tikungan dengan blind spot.

Jangan menikung terlalu kencang. Selalu kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan. Menikung dengan kecepatan tinggi akan sangat berbahaya karena menyebabkan kendaraan dari lawan arah kesulitan menghindar. Saat menikung, posisi mobil harus dipastikan berada di sisi paling luar jalur. Macet? Nah, ini kondisi yang paling sering ditemukan?

Jangan malu menggunakan rem parkir agar memastikan mobil yang Anda kendarai tidak mudah turun saat memainkan transmisi. Jika macet terlalu panjang, tidak ada salahnya Anda mematikan mesin.





Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berpendapat pada artikel yang sudah Anda baca. Semua komentar tentang sanggahan, pertanyaan dan lain sebagainya akan dimoderasi terlebih dahulu.

Artikel Rekomendasi Slide Out For Blogger
 
Support : KaAzima's Blog | KaAzima's Gallery | KaAzima's Blogazine
Copyright © 2013. OTOMOTEKNO - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger